Senin, 18 April 2011

dan yang telah hilang


Bismillah..
Dan kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila di timpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali) =Al Baqarah 155-156=
“mbak, pulang yuk, keknya udah mau hujan, habis shalat langsung ya atau mau nunggu selesai jam 9an” kataku,
“yuk sekarang aja”

Jum’at, 15 April 2011 pukul 20.++ di sepanjang jalan antara senen-pulogadung, 
Ternyata ada yang menyukai tas baru saya, yang baru saja saya beli hari ahad sore lalu di malioboro seharga 15 ribu, dan sayangnya beliau gak bilang dulu pas mau ngambil, langsung ngambil dari genggaman kami yang sedang terburu-buru naik motor karena hujan tiba-tiba turun dari langit...
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un,
Teriakan kami “copet-copet” pun tak terdengar karena hujan yang semakin mengguyur...
Alhamdulillah, nyawa kami selamat ... setelah mata saya tiba-tiba terfokus ke laki laki berbaju kuning yang mengambil tas, tanpa mempedulikan kiri dan kanan sambil memacu “kayla” dengan kencang beberapa saat, tapi wanita tetap saja wanita, saya tetap tak bisa mengalahkan laki laki dalam hal naik motor...
Hehe... telah hilang tas batik seharga 15.000 rupiah, beserta segala isinya :
1.       Mushaf pink
2.       Juz 28,29,30 yang sudah tidak bersampul
3.       Buku isi 200 lembar warnah hijau kotak-kotak dg cover berstiker “jujur itu hebat” yang berisi catatan harian di bagian depan dan catatan les di bagian belakang
4.       KTP atas nama Peni Ustriani
5.       SIM C
6.       ATM Bank Syariah Mandiri
7.       2 bendel buletin
8.       HP nokia N73 yang keypad pojok bawahnya udah rusak + charger.
9.       MP4 silver
10.   Flashdisk 4GB warna kuning dengan nama PENI_AT09
11.   Slayer hitam
12.   Jam tangan biru
13.   Pulpen biru
14.   Pensil
15.   Sejumlah uang tunai.
Alhamdulillah, STNK si “kayla” sedang tidak berada di tas itu, tp masih di pegang temen setelah menunjukan ke petugas parkir kantor sore itu, dan charger pinjaman milik temen kantor yang biasanya saya bawa di tas, sedang tidak saya bawa...
Semoga dengan kejadian ini semakin mendekatkan diri saya dengan Allah,  smakin mengeratkan ukhuwah , smakin melembutkan hati, semakin mensyukuri nikmat, semakin sabar, semakin zuhud dan semakin berhati hati.
Nomor hp saya sementara tidak saya gunakan dari kejadian tersebut hingga saya memperbaikinya...  (kemungkinan pekan depan)
Sudah ke * store untuk meminta ganti kartu n memblokir, tapi si mbak tidak mau mengganti karena saya tidak punya KTP dan meminta saya kembali lagi setelah saya punya KTP...
Dari informasi yang saya dapat, beberapa kali nomor hp saya masih aktif, jd jika ada yang di sms atau di telp oelh nomor tersebut itu bukan saya, (sementara ini)
Jika ingin menghubungi saya, silahkan lewat fb ini, atau jika membutuhkan nomor sementara saya silahkan message fb  atau tanyakan ke orang-orang terdekat saya.
Semoga si mas berbaju kuning itu segera mendapatkan hidayah dari Allah, setelah membaca catatan terakhir di buku hijau saya tentang “taubat” dari kitab RIYADUS SHALIHIN yang saya dapat jum’at malam itu.
Dan saya masih berharap, setelah si mas membaca catatan saya di buku ijo, si mas itu meletakannya di pinggir jalan, kemudian ada yang menemukannya dan menghubungi blog atau email saya yang tertera di buku itu.

” Katakan tidak akan menimpa kepada kita suatu musibah apaun kecuali apa-apa yang telah di ditetapkan oleh Allah swt”

Maka tepatlah apa yang di sabdakan Nabi saw :
“Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin bahwa semua urusannya baik, yang demikaian itu tidak terjadi pada siapapun, kecuali untuk orang mukmin, jika menimpanya sesuatu yang menggembirakan bersyukurlah ia maka adalah kebaikan baginya, dan jika menimpanya sesuatu yang menyusahkan bersabarlah ia maka adalah kebaikan baginya.” (HR. Muslim )

Keberhasilan dan kegagalan adalah hal yang lumrah dalam hidup ini tetapi berlebih-lebihan dalam menyesali kegagalan justru merupakan bentuk  kegagalan yang lebih besar lagi yaitu gagal mengendalikan diri.
Hidup dan mati adalah suatu kepastian, tapi meratapi kematian orang  yang sangat kita cintai sampai merasa hidup kita tidak berguna lagi dan ingin cepat mati justru itu adalah kematian yang jauh lebih mengerikan yaitu kematian harapan.
Tataplah segala hal dengan kaca mata iman , cepat atau lambat kita akan mengerti  bahwa rangkaian peristiwa adalah jalan yang terbaik yang Allah pilihkan untuk kita.

Jakarta, 18 April 2011 
kucingkumanis.blogpsot.com 

3 komentar:

Unknown mengatakan...

betapapun, yg namanya ikhlas itu selalu sj sulit..
tp bakalan lbh sulit lg klo gak ikhlas... ^^

kucingkumanis mengatakan...

jakarta tetap akan menyenangkan meski ada kejadian ini (semoga) ... aamiin

gaweruh mengatakan...

ehm... jd teringat sebulan lalu juga saya kehilangan dompet + hp, hilang di kantor polisi deket masjid al amin waktu ngurus surat kehilangan STNK. Dan akhirnya balik ke kantor polisi ngurus lagi surat kehilangan yang kedua, sampe polisinya ketawa keheranan

Posting Komentar